Backpacker Jakarta - Lombok ( part 2 )
Setelah sebelum nya gw nulis tentang backpacker Jakarta - Bali , kali ini gw akan melanjutkan dari perjalanan gw sebelum nya yaitu " PULAU LOMBOK ".
Sebenarnya ini bukan kali pertama nya gw datang ke pulau Lombok , beberapa tahun sebelum nya tahun 2014 , gw sudah pernah ke pulau Lombok ini , untuk mendaki gunung Rinjani dan ke beberapa tempat lain nya di Lombok ini berdua sama temen gw.
Sebenarnya ini bukan kali pertama nya gw datang ke pulau Lombok , beberapa tahun sebelum nya tahun 2014 , gw sudah pernah ke pulau Lombok ini , untuk mendaki gunung Rinjani dan ke beberapa tempat lain nya di Lombok ini berdua sama temen gw.
Foto tahun 2014 di puncak Rinjani
Jadi kedatangan gw tahun ini ke Lombok , untuk mengexplore beberapa tempat yang belum gw kunjungi sebelum nya. Melanjutkan perjalan gw sebelum nya pada part ke 1 , kali ini masih tetap sama gw menggunakan jasa transportasi kapal Ferry dari pelabuhan Padangbai Bali menuju pelabuhan lembar lombok , kurang lebih perjalanan 4 jam untuk sampai ke pelabuhan lembar dengan harga tiket Rp 46.000/Desember 2017. Setiba nya di pelabuhan lembar gw sudah di jemput oleh bang Tukul temen gw dari Bekasi yang kebetulan dia sudah lebih dulu tiba di Lombok,gak pake istirahat lagi kita langsung cuss menuju rumah dinas nya mas galih kebetulan gw di kenalkan sama bang Tukul dengan mas galih ini , mas galih ini asli nya dari Bekasi juga karena dia kerja di angkasa pura dan di tugas kan di bandara lombok,jadi untuk beberapa hari selama gw di Lombok gw tinggal di rumah dinas nya sama bang tukul .lumayan gratis đđ. Banyak temen ,banyak tumpangan itulah kata kata backpacker gembel kaya gwđđ
Rumah dinas angkasapura
Hari pertama gw di Lombok gak pake lama gw langsung taro tas dan meluncur sama bang Tukul ke pantai Tanjung Aan dan bukit merese, karena kebetulan gw sampai sana sore dan sunset nya lagi bagus bangat
Jarak nya kurang lebih 30 menit dari bandara LOB , kita hanya di kenakan. Biaya parkir Rp 5000/motor
Bukit merese
Sebelum ke pantai Tanjung Aan dan bukit merese , jika kita dari bandara LOB kita melewati pantai Kuta Lombok dan desa adat Sade kalian bisa mampir di sana , kalian bisa melihat bagaimana ramah nya masyarakat desa Sade dan kalian juga bisa belanja souvernir khas handmade desa Sade juga,saran gw banyaklah bertanya tentang sejarah dan kebudayaan masyarakat Sade karena gw tipe orang uang kalau jalan suka bangat sama sejarah dan kebudayaan. Selama gw singgah di rumah dinas mas galih sekitar bandara Lombok gw juga explore pantai lain yang lokasi nya dekat dengan bandara , kalian bisa berkunjung ke pantai Selong belanak , di pantai ini banyak sekali tourist berjemur dan main selancar dengan pasir putih dan ombak yang bagus untuk berselancar menjadi daya tarik tersendiri,untuk biaya masuk pantai Selong belanak Rp 10.000
Pantai Selong belanak
selain pantai Selong belanak ada juga pantai semeti ,pantai Mawun ,pantai Mawi yang jarak nya berdekatan dengan pantai Selong belanak hanya saja di pantai semeti lebih di dominan bebatuan cantik dan ombak nya lumayan besar , dan untuk menuju pantai semeti ini jalan nya lumayan sepi dan jarang di lalui kendaraan.
Pantai semeti dan pantai mawi
Untuk menuju ke pantai ini kalian bisa menitipkan kendaraan di salah satu rumah warga , patokan nya sangat mudah di sana hanya ada satu rumah gubuk yang di huni oleh sepasang suami istri ( lupa nama nya đ ) karena ke Asian ngobrol.kalian bisa menitipkan kendaraan di sana dan membayar parkir seiklas nya ( kalo bisa di kasih lebih ya đ )
Foto bersama bapak dan ibu
Bicara tentang pantai di Lombok ini mungkin gak akan ada habis nya karena terlalu banyak pantai cantik dan indah di sini ,ini hanya beberapa pantai yang gw kunjungi yang letak nya tidak terlalu jauh dari bandara tempat gw singgah , 4 hari kurang lebih gw singgah di rumah dinas mas galih dan di hari ke 5 gw pindah ke Lombok timur letak nya di daerah Sembalun di bawah kaki gunung Rinjani,setelah puas main pantai , sekarang waktu nya gw untuk main di gunung di Sembalun ini gw juga singgah di rumah temen gw bang Rozak kebetulan bang Rozak ini punya agen perjalanan wisata di Lombok kalian bisa cari di web nya " SAJANG RINJANI TREK " dari bandara gw naik Damri bandara yang jurusan mas bage sebelum nya gw dah janjian sama bang Rozak di mas bage ,mas bage ini nama daerah ya bukan nama orang đ , 2 hari gw singgah di rumah bang Rozak ( gratisan lagi đ ) gw juga di ajak keliling sekitar desa Sembalun di bawah kaki gunung Rinjani , kali ini gw datang bukan untuk mendaki Rinjani karena sebelum nya udah pernah jadi gw lebih explore di bawah nya , desa yang sangat sejuk dan cantik ini hampir setiap sudut nya di kelilingi oleh bukit bukit indah , jika kalian di Sembalun sempatkan lah meminum kopi khas Sembalun sambil menatap bukit bukit dan gagah nya gunung Rinjani.
Bersepeda di kaki gunung rinjani
Banyak sekali tempat tempat indah di sini , selama di sini gw di ajak jalan jalan sama bang Rozak karena bang Rozak asli orang Sembalun dan dia juga guide tourist jadi tau betul tentang ke indahan desa nya , dia dan teman teman nya sangat menjaga dan mencintai desa nya , dia juga aktif dan peduli dengan kegiatan kegiatan sosial di sana terbukti dia dan teman teman nya telah membangun rumah baca untuk anak anak di sana ,gw juga di ajak ke sekolah yang jauh dari kata layak,di balik indah nya desa Sembalun dan ramai nya wisatawan di sana ternyata masih ada sekolah yang masih membutuhkan bantuan kita , guru guru disana pun mayoritas petani yang hanya di bayar secukupnya , bisa di bilang hanya uang bensin ,tapi semangat dan ke sabaran guru guru disana sangat luar biasa sekali Alhamdulillah nya gw sempat ngobrol dengan guru guru disana dan berbagi pengalaman mereka selama mengajar disana
Rumah baca dan sekolah nya
Silahkan teman teman yang sedang liburan di sekitar desa Sembalun atau yang mau mendaki gunung Rinjani ,mampir ke rumah baca dan sekolah nya untuk sekedar silaturahmi atau mau membantu donasi ,mereka sangat senang dan ramah jika ada yang berkunjung kesana.
Untuk wisata di sekitar desa Sembalun sendiri banyak sekali , kalian bisa ke bukit pegangsingan , bukit Selong , rumah adat Lombok ,dan kalian juga bisa melihat cara pembuatan kain tenun khas Sembalun langsung
Menurut gw 2 hari di desa Sembalun ini masih kurang , walaupun sebelum nya gw sudah pernah kesini , tapi rasa rindu akan desa ini selalu saja menghantui ( lebay đ)
Tapi perjalanan gw juga masih panjang , setelah sebelum nya dari Bali - Nusa penida - Lombok tengah - Lombok barat -lombok timur,waktu rasa nya cepat sekali dan gw harus melanjutkan perjalanan gw untuk menyebrang lagi ke pulau sumbawa,Dompu dan Bima,sore itu gw di antar bang Rozak menuju bus jurusan Dompu yang akan menyebrang melalui pelabuhan Lombok - pelabuhan Pototano Sumbawa,untuk harga tiket nya Rp 230.000 sudah termasuk harga tiket kapal Ferry menuju Sumbawa,lama perjalanan dari pelabuhan Lombok - pelabuhan Pototano Sumbawa kurang lebih 2jam . Sebenar nya masih sangat panjang sekali cerita selama gw di Lombok ini tapi terlalu panjang juga kalau harus di ketik đ terimakasih untuk teman teman di Lombok yang sudah membantu dan menjadi bagian dari perjalanan gw. Dan di part ke 3 nanti gw akan nulis tentang perjalanan gw di kabupaten Dompu Nusa tenggara barat



















Keren bangat
ReplyDeleteCuss... Lombok đđđ
Delete