Mati di gunung adalah ke hormatan
Entah jargon dari mana bahwa mati di gunung adalah suatu ke hormatan,atau bahkan kebanggaan? Sebuah pendakian bukan lah ajang untuk kita setor nyawa pada alam, mendaki bukanlah ritual yang harus selalu di akhiri dengan berita duka, harus sampai kapan, untuk sebuah pengakuan kita rela kehilangan nyawa, meninggalkan duka pada keluarga, system dan pola fiqir konyol ini harus berakhir? di mulai dari diri kita masing masing, tanyakanlah pada diri kita untuk apa kita mendaki? Alam sudah sering menegur keras kepada kita , apakah masih kurang? Hentikan membuat berita duka dalam kasus pendakian karena tidak hanya kamu dan dirimu yang di rugikan tapi banyak pihak yang akan sangat di rugikan hanya untuk mengevakuasi jasad seorang pendaki konyol, jangan bilang kematian akan tiba dimana saja bila Tuhan sudah mentakdirkan, kenapa tuhan selalu di libatkan dalam kebodohan umat nya? Takdir tuhan hanyalah untuk mereka yang sudah menjalankan aturan yang ada namun masih tersesat dan harus mati di ...