Perjalanan dan cinta


Setiap manusia sudah di takdir kan untuk selalu berpasangan , tanpa terkecuali siapapun manusia nya. Jika ada pertanyaan bagaimana manusia yang sudah tiada atau mati namun dalam keadaan belum berpasangan, maka tugas kita hanya yakin dan berfiqir positif kepada Tuhan yang maha mengetahui, mungkin Tuhan sudah menyiapkan pasangan untuk nya namun di alam yang berbeda.
Begitupun Dengan seorang pengembara itu yang pada akhir nya harus menghentikan langkah nya, karena Tuhan telah menitipkan kan anugerah yang begitu indah pada hati nya.kini dia harus beristirahat dari petualangan nya, bukan karena dia sudah lelah, namun untuk menuju petualangan yang lebih besar lagi, atau bahkan ini adalah perjalanan tersulit jika di bandingkan dengan perjalanan - perjalanan sebelumnya, di temani dengan harapan yang begitu besar sang pengembara pun harus memulai perjalanan ini penuh dengan persiapan yang berbeda, tidak seperti perjalanan sebelumnya, karena yang harus di persiapkan bukan lagi soal ransel beserta isi nya, melainkan hati dan segenap jiwa raga yang akan menjadi satu dalam sebuah ikatan keluarga, itulah kenapa kita para penikmat karya tuhan sering menyebut nya dengan perjalanan tersulit, karena perjalanan ini tidak lagi berhubungan dengan transportasi dari satu kota ke kota lain nya, atau rumah singgah yang akan menampung kita dalam sebuah perjalanan untuk sekedar bermalam atau beristirahat, ini soal perjalanan terpanjang dan rumah singgah abadi di mana akan penuh kehangatan dalam cinta di dalam nya, sang pengembara pun di paksa untuk melupakan sejenak perjalanan nya oleh keadaan, karena apa yang dia cari dalam perjalanan nya memang sudah dia temukan, namun bukan berarti sang pengembara itu akan berhenti disitu justru dia akan melanjutkan sisa perjalanan nya dengan segala rasa yang di bawa nya, yang setia menemani nya kemanapun dia melangkah, dia akan melihat setiap sudut negri ini dengan kesempurnaan, sampai pada akhir nya dia akan beristirahat di tempat abadi bersama pasangannya.

Comments

Popular posts from this blog

KOPI DAN PENA

Perjalanan hati

Backpacker Jakarta - Lombok ( part 2 )