Backpaker Jakarta - Bali ( part 1 )

Sebelum membaca tulisan perjalanan gw ke beberapa tempat di timur Indonesia pastikan kalian sudah membaca tulisan gw sebelum nya , tentang apa saja yang harus di persiapkan sebelum kita melakukan perjalanan.
Yang pertama gw akan menceritakan longtrip gw dari Jakarta ke Bali , karena ke banyakan sebelum kita longtrip/backpaker  ke timur Indonesia dari Jakarta , kita biasa nya menggunakan transportasi yang murah yaitu kereta. Gw sendiri lebih nyaman menggunakan sarana transportasi kereta untuk menghemat biaya , walaupun ada beberapa pilihan transportasi seperti pesawat , kapal laut , dan bus. Tapi gw lebih memilih kereta sebagai sarana transportasi gw , untuk menghemat biaya , yaaa walaupun masih kelas ekonomi πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚.
Dari Jakarta biasa nya kereta akan berangkat dari stasiun pasar Senen dengan tujuan akhir Surabaya , nah disini sebelum kita memesan tiket kereta tujuan akhir Surabaya kelas ekonomi , pastikan kita sudah tau jenis kereta dan jalur mana kereta yang akan membawa kita ke surabaya , karena dari Jakarta ke Surabaya ada dua jalur dan dua stasiun di Surabaya nya , yang pertama stasiun pasar Senen ( Jakarta ) - stasiun pasar Turi ( Surabaya ) , nah untuk jalur ini biasa nya kereta menggunakan jalur Utara dan yang ke dua stasiun pasar Senen ( Jakarta ) - stasiun Gubeng ( Surabaya ) dan yang kedua ini biasa nya kereta menggunakan jalur selatan,dan jalur ke dua ini lebih lama sampai nya sekitar 4 jam selisih waktu nya dengan jalur pertama, tapi ke untungan nya jalur ini ketika kita sampai di stasiun Gubeng, kita tidak perlu pindah stasiun lagi,karena kereta yang akan ke Banyuwangi stasiun terakhir pulau Jawa,berangkat nya dari stasiun Gubeng , sementara jika kita ambil jalur yang pertama stasiun Senen - pasar Turi kita perlu naik ojeg lagi untuk ke stasiun Gubeng nya.
Selanjut nya dari stasiun Gubeng kita akan naik kereta lagi menuju stasiun terakhir yaitu stasiun Banyuwangi baru, sebelum kita menyebrang ke pulau Bali.
Dan untuk biaya kereta nya sendiri 
Stasiun pasar Senen ( Jakarta ) - stasiun Gubeng ( Surabaya ) Rp 104.000
Stasiun Gubeng - Banyuwangi baru Rp 56.000 ( kelas ekonomi / November 2017 ) .

             Pemandangan selama di kereta

Setelah kita tiba di stasiun Banyuwangi baru menuju pelabuhan Ketapang ( pelabuhan penyeberangan Banyuwangi - Bali ) kita tidak perlu naik ojeg , kita bisa berjalan kaki , keluar stasiun dan nyebrang ambil ke kanan jalan sudah sampai pelabuhan Ketapang. Di pelabuhan Ketapang kita bisa memesan tiket di loket dan isi data sesuai KTP di kertas selembar , tarif penyebrangan kapal Ferry ini menurut gw tergolong murah yaitu Rp 6500 untuk sekali perjalanan dan jadwal nya sendiri setiap jam ada , waktu tempuh normal nya skitar 1,5 - 2 jam kita sudah tiba di pelabuhan Gilimanuk Bali .
                    Pelabuhan Gilimanuk

Dari pelabuhan Gilimanuk kita bisa naik bus kecil menuju terminal Ubung Bali Rp 40.000 skitar 3-4 jam,atau jika kita mau langsung ke Lombok kita bisa naik bus yang jurusan langsung Padang Bai.
Di terminal Ubung Bali ini kita perlu hati hati karena calo nya lumayan galak galak klo menurut gw , suka maksa dan ini sudah lumayan terkenal di kalangan backpaker atau teman teman yang sudah melakukan perjalan melalui terminal ini.
Dan disini lah titik awal perjalanan gw untuk explore beberapa tempat di Bali,waktu itu gw sampai di terminal Ubung malam sekitar jam 21.00 waktu setempat karena disana lebih cepat 1 jam dari pulau Jawa , sebelum nya gw udah janjian sama bang Vico salah satu teman gw yang gw kenal sebelum nya waktu mendaki gunung Raung di Banyuwangi,di sini gw di jemput dan tinggal 1 malam di kostan temen nya bang Vico untuk istirahat , esok hari nya gw di ajak muter dan jalan jalan di Bali sama teman gw Thita yang sebelum nya juga gw kenal waktu anter dia dan teman teman nya mendaki gunung Papandayan di Garut,di sana gw di ajak ke beberapa tempat dan makanan khas Bali karena thita orang sana dia tau betul makanan makanan khas Bali dan dari thita juga gw di pinjemin motor nya selama di Bali,sebelum gw nyebrang ke pulau Nusa penida πŸ˜„.


.
 Gw dan teman teman gw yang tinggal di bali
 Untuk malam ke dua  dan ke tiga gw singgah di kostan temen gw Heru , kebetulan dia sedang ada proyek pekerjaan nya di Bali dan gw kenal sama dia sudah lumayan lama karena dulu dia sempat tinggal di Bekasi juga dekat rumah gw, jadi ya bisa dikatakan sudah akrab dan sama sama gila πŸ˜‚ , selama di Bali ini juga gw mengunjungi beberapa tempat di temenin sama Heru pakai motor  yang di pinjemin dari thita ini  ( rezeqi anak Sholeh )  di Bali ini banyak sekali tempat wisata nya, gw memulai explore gw dari pura Uluwatu  karena dia berada di ujung pulau bali , GWK  ( Garuda Wisnu kencana ) dan pantai Pandawa .
                    Garuda Wisnu kencana
                            Pura uluwatu                
                          Pantai pandawa

 Namun jangan coba coba ke tempat ini malam hari karena sepi bangat , sebelum nya gw udah datang kesini malam hari tapi sepi dan gelap sekali jalan nya , kalau untuk malam hari biasa nya lebih ramai di sekitar pantai Kuta di sana seakan pusat keramaian nya Bali , ketika malam datang banyak sekali wisatawan asing dan domestik yang berkumpul disana untuk party party di bar/club malam , sementara gw lebih memilih tempat yang lebih sunyi yaitu kostan nya Heru untuk sekedar minum kopi πŸ˜„ , karena esok hari nya gw harus nyebrang menuju pulau Nusa penida pagi pagi dari pelabuhan pantai Sanur,di sinilah gw di anter Thita dan sekaligus mengembalikan motor yang gw pinjem , gak tau mesti bilang apa tapi gw berterimakasih sekali punya teman teman yang sangat baik hati dan sudah menjadi bagian terindah dalam perjalan gw πŸ˜˜πŸ˜‡.
Pagi itu gw nyebrang menuju pulau Nusa penida dimana pulau ini sangat terkenal wisata alam dan laut nya di Bali,kita bisa nyebrang ke pulau Nusa penida ini dari pantai Sanur dan pelabuhan Padangbai , gw sendiri lebih memilih menyebrang dari pantai Sanur , selain dekat , juga di sini lebih cepat karena menggunakan kapal boot , disini kita akan menjumpai loket utama untuk membeli tiket penyebrangan ke Nusa penida di loket utama ini perorang Rp 100.000/November 2017 gw lebih memilih untuk jalan dulu ke arah kiri dari loket utama ini,karena sebelum nya gw sudah di kasih tau sama temen gw, kalau mau beli tiket ke Nusa penida jangan di tiket utama tapi coba jalan ke kiri nanti banyak agen agen perjalanan yang jual tiket juga harga nya Rp 75.000 lumayan lebih hemat,waktu itu gw berangkat jam 8 pagi dengan kapal boot mola mola , perjalanan sekitar 2 jam sampai Nusa penida 
             Pemandangan dari dalam kapal

Dan setiba nya di pelabuhan Nusa penida ini Lo bisa langsung sewa motor , nanti banyak ko yang nawarin sewa motor harga nya Rp 70.000/hari pastikan sebelum explore Nusa penida Lo bisa cari penginapan murah dulu, kebetulan gw waktu itu nginap di penginapan ala backpacker jadi Lo akan di tempat kan satu kamar itu bareng dengan backpaker lain.
Permalam gw kena tarif Rp 85.000
Kamar ini terdiri dari 6 orang , 2 orang nya bule asal Jerman mereka sedang backpakeran juga di Indonesia dan yg 3 orang lagi mereka dari Bali , setelah Lo naro barang barang Lo di penginapan Lo bisa langsung explore Nusa penida  , pulau ini masih terbilang sepi , gw sendiri pertama langsung gas motor sewaan gw ke arah barat di mana disana banyak tempat tempat bagus seperti pantai mutiara,angel billabong ,broken beach dan kelingking beach. Untuk akses ke sana masih sepi dan rusak jalan nya , pertama Lo bisa ke pantai angel billabong dan broken beach dulu karena lebih dekat sekitar 1 jam tapi jalanan ke dalam nya rusak dan jauh


 Tenang semua itu akan terbayar ketika Lo sampai angel billabong dan broken beach 
Untuk biaya masuk nya sendiri Rp 5000/orang 
Itu adalah foto foto gw di angel billabong dan broken beach,pastikan Lo bawa camera dan teman untuk fotoin Lo, jangan kaya gw sendiri dan selalu minta fotoin sama orang lainπŸ˜‚.
Dari Angel billabong dan broken beach destinasi gw selanjut nya yaitu Klingkinng beach ,kurang lebih 30-45 menit dari Angel billabong . Disini gw bareng sama 2 orang cewek bule asal  London  selama perjalanan ke kelingking beach 😎
,karena kebetulan dia juga naik motor dan gak tau arah ke kelingking beach , padahal gw juga baru ke sana dan gak tau πŸ˜‚ , tapi syukur Alhamdulillah gw sampe juga di Klingkinng beach setelah melewati Medan yang menurut gw lebih bagus dari pada waktu ke angel billabongπŸ˜‚
Biaya masuk ke Klingkinng beach ini Rp 5000/orang . Di sini sudah banyak sekali pengunjung dan kita bisa turun sampai ke bibir pantai nya melalui jalan setapak dan tangga buatan warga sekitar , gw sendiri memilih menikmati kelingking beach ini dari atas , karena lumayan jauh dan menguras tenaga kalau kita mau turun 
    Foto ini di ambil sama teman bule gw

Di Klingking beach ini gw gak terlalu lama, setelah foto gw langsung balik ke penginapan ,karena dari sini ke penginapan lumayan jauh dengan jalan yang naik turun bukit , setiba nya di penginapan ternyata teman teman sekamar gw belum pada Dateng , Oia di kamar ini cuma di sediakan kamar mandi satu /kamar nya, jadi sebelum mereka datang gw mandi lebih dulu, ( kamar rakyat πŸ˜‚ ) , setelah mandi dan makan ternyata pas gw liat jam waktu itu masih pukul 15.30 waktu setempat ,tanpa buang waktu gw langsung cus ke arah timur pelabuhan menyusuri jalan tepi pantai , dengan tujuan awal gw pantai atuh tapi karena letak nya jauh seperti nya gak akan kekejar dan jika di paksakan gw akan kemalaman di jalan , di jalan ini juga Lo akan melewati tempat wisata sekaligus tempat ibadah yaitu goa giri,sebelum masuk kedalam goa ini Lo harus jalan manaiki anak tangga dulu yang lumayan lah gak terlalu jauh,baru nanti Lo tiba di pos jaga sebelum memasuki goa giri,disini juga sebelum Lo masuk kedalam goa akan ada ritual ke arifan local masyarakat setempat dulu karena menurut kepercayaan masyarakat setempat ini adalah goa suci,baru deh Lo boleh masuk , Lo akan di kenakan biaya seiklas nya disini. Untuk masuk ke bibir goa ini sangat sempit sekali tapi pas Lo udah sampe di dalam nya Lo akan melihat pemandangan goa yang sangat luas dan panjang dan sudah tersusun rapih karena di dalam goa ini juga ada salah satu tempat ibadah nya warga lokal , waktu itu gw masuk udah sore dan hanya bertiga juga dengan bule France, karena waktu sudah sore dan gw juga takut kemalaman di jalan jadi gw gak terlalu lama di dalam goa ini
          Pemandangan Goa giri dari dalam

Dari goa giri ini gw langsung balik ke penginapan dan istirahat,karena besok pagi gw harus nyebrang ke pelabuhan Padang Bai dan melanjutkan perjalanan gw ke Lombok. Klo Lo mau ke Lombok sebaik nya Lo langsung naik kapal Ferry yang ke pelabuhan  padang Padang Bai , jadi Lo gak perlu ke pelabuhan pantai Sanur lagi. Dari penginapan gw ke pelabuhan untuk nyebrang ke Padang Bai tidak terlalu jauh hanya 3 menit naik sepeda motor sewaan gw , dan bapak bapak yang punya motor juga udah nunggu disana. Kapal Ferry yang menuju ke Padang Bai biasa nya pagi jam 07.00 kita sudah pesan tiket. Biaya nya Rp 29.000 sambil nunggu kapal bongkar muat kita bisa menikmati pantai di pelabuhan yang menghadap ke pulau Bali di mana kita bisa melihat cantik nya gunung agung yang indah dari sini

                    
Jadi gw di pulau Nusa penida ini cuma 1 hari saja , untuk explore pulau Nusa penida ini sebenarnya nya tidak akan cukup jika hanya 1 hari tapi mengingat perjalanan gw masih panjang gw hanya bisa mengunjungi beberapa tempat saja,next time gw pasti akan berkunjung lagi kesiniπŸ˜‡ dengan waktu yang lebih panjang.  Jadi itu lah perjalanan backpaker gw selama di Bali sebelum gw melanjutkan untuk explore Lombok, Dompu dan kota kota lain nya.
Bicara total buged gw selama di Bali abis berapa gw gak tau pasti nya abis berapa, cuma dari cerita ini Lo bisa menggambarkan atau merinci biaya inti nya saja , karena di Bali ini gw lebih banyak numpang hanya di Nusa penida aja semua nya gw serba sendiri.πŸ˜‚
Untuk yang mau bertanya silahkan bisa bertanya di kolom komentar , dan next gw akan menulis perjalanan gw dari Bali menuju Lombok di part 2 nya 

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

KOPI DAN PENA

Perjalanan hati

Backpacker Jakarta - Lombok ( part 2 )